//
you're reading...

Catatan Harian

Etika Publik – Diklat Prajabatan

Hari ini, 2 Mei materi Etika Publik bagian ketiga dari materi ANEKA diklat prajabatan ASN. Materi ini disampaikan oleh drg. Sekara Handayani, M.Kes widyaiswara dari BBPK Ciloto. Etika Publik yang profesional membutuhkan tidak hanya kompetensi teknis dan leadership, namun juga kompetensi etika. Oleh karena itu perlu dipahami etika dan kode etik pejabat publik. Materi Etika Publik bisa di download disini.

Tanpa memiliki kompetensi etika, pejabat cenderung menjadi tidak peka, tidak peduli dan bahkan seringkali diskriminatif, terutama pada masyarakat kalangan bawah yang tidak beruntung. etika publik merupakan refleksi kritis yang mengarahkan bagaimana nilai nilai kejujuran, solidaritas, keadilan, kesetaraan dll dipraktikan dalam wujud keprihatinan dan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Adapun Kode Etik Profesi dimaksudkan untuk mengatur tingkah laku/etika suatu kelompok khusus dalam masyarakat melalui ketentuan-ketentuan tertulis yang diharapkan dapat dipegang teguh oleh sekelompok profesional tertentu. Oleh karena itu, dengan diterapkannya kode etik Aparatur Sipil Negara, perilaku pejabat publik harus berubah, Pertama, berubah dari penguasa menjadi pelayan; Kedua, berubah dari ’wewenang’ menjadi ’peranan’; Ketiga, menyadari bahwa jabatan publik adalah amanah, yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat.

etika publik

Semoga berguna, refleksi etika publik:

Refleksi Etika Publik (1)

Refleksi Etika Publik (2)