//
you're reading...

Catatan Harian

Ceramah MTSL dan Akuntabilitas

Materi hari ini adalah Muatan Teknis Substantif Lembaga (MTSL) oleh bapak Ruben Silitonga(Staff Pusdiklat Ristekdikti) dan Akuntabilitas ASN oleh Ibu. Supriyati Ria (Widya Iswara). Materi MTSL mencakup profil kemenristekdikti dan arah kebijakan selama 2015-2019 dalam mendukung kegiatan pemerintah. Materi MTSL dapat di download disini.

Setelah materi MTSL dilanjutkan dengan materi Akuntabilitas, salah satu materi dari diklat baru prajabatan. Metode baru diklat prajabatan memiliki 5 materi utama yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) sesuai dengan UU No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Materi Akuntabilitas untuk ASN sering disamakan dengan responsibilitas atau tanggung jawab. Namun pada dasarnya, kedua konsep tersebut memiliki arti yang berbeda. Responsibilitas adalah kewajiban untuk bertanggung jawab, sedangkan akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai. Aspek-aspek akuntabilitas mencakup sebuah hubungan, berorientasi pada hasil, membutuhkan laporan, konsekuensi, serta memperbaiki kinerja.

Akuntabilitas publik terdiri atas dua macam yaitu akuntabilitas vertikal dan akuntabilitas horisontal. menurut Bovens, akuntabilitas publik memiliki fungsi: (1) menyediakan kontrol demokratis, (2) mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dan (3) meningkatkan efisiensi serta efektifitas. Akuntabilitas memiliki 5 tingkatan yaitu: (1) Akuntabilitas Personal, (2) Akuntabilitas Individu, (3) Akuntabilitas Kelompok, (4) Akuntabilitas Organisasi dan (5) Akuntabilitas Stakeholder. Materi Akuntabilitas download disini.

AmeCPAjx7EUeaOA07NV4XKP4_Pj96kWp9bd4wc7YAusE

Hasil Refleksi hari ini:

Refleksi Akuntabilitas (2) Refleksi Akuntabilitas (1)

Semoga Bermanfaat.