//
you're reading...

Catatan Harian

Bertebaran Kagum di Kegiatan Seleksi Duta Pelajar

seleksi duta pelajarSuatu kesenangan dan kebanggaan dapat melihat presentasi yang disajikan oleh peserta seleksi duta pelajar ke china. Hari ini tanggal 3 september 2013 bertempat di dinas pendidikan provinsi jawa tengah saya diamanahi untuk menyeleksi 11 siswa SMA dan SMK yang akan menjadi duta pelajar ke china. Kegiatan ini akan dilaksanakan di China selama 10 hari pada 20-30 september 2013, hasil kerjasama antara Direktorat Menengah Kemendikbud dan SEAMOLEC. Siswa-siswi ini diseleksi dan akan menjadi duta pelajar indonesia yang akan bertukar budaya dengan siswa-siswa di sekolah china. Pada program ini SEAMOLEC menseleksi di 6 Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Jakarta dan Banten. Dari semua yang diseleksi hanya ada 20 siswa SMA dan 20 siswa SMK yang dapat berangkat ke China.

Sungguh bertebaran rasa kagum ketika mereka memperagakan bakat yang mereka miliki, kemampuan yang mereka paparkan disampaikan dengan bahasa inggris yang lancar. Lihat saja video berikut, salah satu peserta dari SMKN 2 Kendal yang memiliki kesenangan bernyanyai dan tidak takut untuk bernyanyi dihadapan peserta lain. Seorang siswi yang tetap melestarikan dan menyanyikan lagu jawa. Suaranya itu loh kayak sinden. hehe.

Lain halnya seperti video berikut, siswa dari SMKN 4 Kendal yang dapat mengkomunikasikan ide dan kemampuan yang dimilikinya dalam bahasa inggris serta memiliki suara yang bagus.

Masyarakat Internasional
Kata “Masyarakat Internasional” selalu mendengung di telinga saya, kata ini disampaikan oleh Pak Gatot HP ketika saya bergabung ke Seamolec di suatu pagi pada oktober 2009. “Prayit, Anda harus menjadi Masyarakat Internasional”, kata itu langsung menyihir saya dan tanpa ragu saya jawab “Siap Pak !!!”. Mendengar pernyataan siap saya, bulan berikutnya saya diganjar untuk pergi ke hanoi, vietnam, sendiri selama satu bulan. w.o.w !!!

“Belum pernah ke luar negeri, langsung di suruh ke negeri orang, satu bulan, sendirian lagi… kata apalagi yang tepat selain w.o.w !!! ” tidak ada yang mengantarkan saya ke bandara, tidak ada yang menemani saya check in ke maskapai kemudian mengantri di imigrasi. Semuanya dilakukan sendiri bro dan alhamdulilah tanya kiri-kanan daripada nyasar tidak sampai tujuan, saya bisa sampai di Hanoi serta melaksanakan tugas yang diamanahkan selama satu bulan dengan baik. Thanks God, Alhamdulilah. Ini toh rasanya jadi masyarakat internasional, dalam kesempatan ini banyak hal yang saya peroleh dan masih teringat sampai sekarang:

  1. saya sadar, semarang itu kecil dibandingkan indonesia, dan indonesia adalah salah satu warga kecil di dunia. Banyak orang berlalu lalang, bule, pa’ le, dari asia, eropa, amerika lalu lalang ketika saya transit di thailand.
  2. ketika saya di luar negeri, saya selalu membandingkan kelebihan apa yang dimiliki Indonesia. Jangan dilihat kekuranganya, maka saya akan bersyukur saya dilahirkan di Indonesia. 🙂

Raih CITA-CITA dan IMPIAN BESARmu dik, saya doakan minimal kalian sekali keluar negeri !!!. Paling tidak ke singapura dan rasakan kalian menjadi masyarakat internasional. Setelah kalian merasakan menjadi masyarakat internasional, kalian tahu apa yang dapat kalian lakukan terhadap negara ini 🙂